Pengangguran Ingin Digaji Jokowi, Berikut Keterangan Menaker


Kabarberitaindonesia99 - Calon presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan kelak akan ada tiga kartu sakti baru bila dipilih kembali pimpin Indonesia. Diantaranya ialah Kartu Pra-Kerja. 

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakii menuturkan Kartu Pra-Kerja bukan mengutamakan pada upahnya, tetapi pemberian kursus kerja untuk tingkatkan kemampuan atau ketrampilan sesuai dengan keperluan dunia industri. 

"Utamanya jika pendekatan itu menjawab masalah riil dari ketenagakerjaan kita sebab memang permasalahan penting kita ini ada di kemampuan," kata Hanif di Komplek Istana, Jakarta, Rabu (6/3/2019) 


Lewat program Kartu Pra-Kerja, pemerintah nanti akan memberi upah pada lulusan SMK serta setingkatnya yang belumlah mempunyai pekerjaan alias menganggur. 

Upah di sini, kata Hanif adalah stimulan dari pemerintah sekalian menjalankan kursus yang ada pada program itu. 

"Ya jika bahasa beliau kan honor ya, kelak kita kaji lah. Contohnya konkretnya sepert apakah, ada seperti stimulannya, dikiranya kan itu," tutur Hanif. 

Hanif memberikan akan membahas kembali Kartu Pra-Kerja sebab mesti mengukur potensi anggarannya. 

"Yang terpenting Kartu Pra Kerja itu pas tujuan mengakhiri permasalahan, sebab masalah kita kemampuan," papar Hanif. (hek/hns)

Postingan terkait: