:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1018306/original/007595700_1444647357-4.jpg)
Newsindonesiaku99 - Pendiri grup Sinar Mas Eka Tjipta Widjaja dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di Desa Marga Mulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu ini. Pria kelahiran Fujian, China, pada 1921 ini wafat pada Sabtu 26 Januari 2019 malam pada usia 98 tahun.
Managing Director Sinar Mas G Sulistiyanto mengatakan, keluarga besar Widjaja, jajaran direksi, manajemen, karyawan dan komisaris berasal dari pilar usaha Sinar Mas melepaskan kepergian Eka Tjipta Widjaja ke peristirahatan terakhir di Karawang.
Jenazah diberangkatkan berasal dari Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat.
“Pertimbangan privasi keluarga dan suasana lokasi membawa dampak kegiatan berjalan terbatas,” Sulistiyanto, Sabtu (2/2/2019).
“Besarnya pelayat selagi almarhum disemayamkan membawa dampak pihak keluarga menjadi haru sekaligus terhormat melihat betapa Pak Eka Tjipta udah menyentuh kehidupan banyak orang,” jadi dia.
Sinar Mas berawal saat almarhum Eka Tjipta Widjaja yang saat itu tetap bernama Oei Ek Tjhong, dan baru menjejak usia 15 tahun, berwirausaha menjajakan biskuit dan permen bersama dengan mengendarai sepeda ke penjuru kota Makassar, Sulawesi Selatan, 3 Oktober 1938.
Meski hanya lulusan sekolah dasar, baginya tak ada harapan dan cita-cita yang terlampau tinggi. Filosofi jujur, merawat kredibilitas, dan bertanggung jawab, baik pada keluarga, pekerjaan maupun pada sosial menjadi kompas hidup Eka Tjipta, yang lantas bermetamorfosis menjadi nilai-nilai luhur Sinar Mas, yakni Integritas, Sikap Positif, Berkomitmen, Perbaikan Berkelanjutan, Inovatif dan Loyal.
Kini sebagai sebuah merek, Sinar Mas menaungi sejumlah perusahaan bersama dengan nilai korporasi dan peristiwa yang sama, namun tiap-tiap berasal dari mereka independent bersama dengan manajemen tersendiri.
Perusahaan tadi, bergerak di sektor pulp dan kertas, agribisnis dan makanan, pengembang dan real estat, jasa keuangan, telekomunikasi dan data, serta daya dan infrastruktur. Belakangan, Sinar Mas terhitung memasuki pula ranah usaha digital Informasi.
Sepak Terjang Eka Tjipta
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2714000/original/077555000_1548569739-20190127-Eka-Tjipta-Widjaja-7.jpg)
Eka Tjipta berasal dari keluarga miskin sebelum akan perjalanan panjangnya di dunia bisnis hingga menjadikannya orang terkaya nomor tiga di Indonesia versi majalah Forbes.
Nama Eka Tjipta Widjaja sesungguhnya selalu menjadi langganan didalam daftar orang terkaya yang dirilis Forbes. Profilnya menyebut Eka mengawali bisnis sejak remaja, yakni menjual biskuit.
Berdasarkan informasi formal perusahaan, Sinar Mas didirikan Eka terhadap 1938 silam di Makassar kala Eka tetap remaja. Awalnya, bisnis berikut menjual begitu banyak ragam tipe makanan, dan Eka terus memperkuat reputasinya sebagai pebisnis.
Barulah terhadap 1968 Eka mendirikan kilang minyak goreng kopras, Bitung Manado Oil Ltd di Sulawesi Utara. Kemudian, paada 1972 ia mendirikan pabrik Tjiwi Kimia dan PT Duta Pertiwi. Pada th. 2005, Sinar Mas juga mendirikan bank.
Sekarang, Sinarmas memiliki hingga 380 ribu pegawai dan bergerak di berbagai sektor: perumahan, agribisnis, perbankan, kertas, jasa keuangan, dan lain sebagainya.
Eka Tjipta Widjaja juga memiliki yayasan yang dinamakan sesuai namanya: Eka Tjipta Foundation. Yayasan itu diurus oleh Keluarga Widjaja.
Pada 2018, kekayaan miliarder tertua di Indonesia ini berkurang USD 500 juta. Meski demikian, ia berada di peringkat ketiga orang terkaya di Indonesia. Total kekayaan Eka Tjipta Widjaja mencapai USD 8,6 miliar terhadap 12 Desember 2018 berdasarkan versi Forbes.